Suatu ketika pekerjaan kantor tak lagi menghibur hati, yang ada membuat penat dan berbagai lintasan pikiran muncul, keinginan hidup ini dan itu. pokoknya ingin semua enak dan gak repot.
Ada sebuah dialog antara Qolbu Salim dan Hawa Nafsu :
(Qolbu Salim), “sebenarnya kamu ini pengennya apa”?
(Hawa Nafsu), “saya pengen punya ini dan itu”
(Qolbu Salim), “oke, seandainya dikabulkan, kamu pengen apa lagi?”
(Hawa Nafsu), “oh iya, tambah lagi deh saya belum punya ini dan itu”
(Qolbu Salim), “itu saja, cukup?”
(Hawa Nafsu), “belum, masih ada … “
dan seterusnya … (Hawa Nafsu) tak akan merasa cukup dengan yang telah ada dan dirasakan olehnya, sampai dia tidur dengan hanya mengenakan selembar kain kafan yang menyelimutinya dan tumpukan tanah yang menutupinya.
Read the rest of this entry »
Komentar Terakhir