berpuasa senin-kamis kenapa sih?


Dulu…. pas aku masih kecil, kira-kira usia SD kelas 4, bapak menyuruhku berpuasa senin-kamis… pertama-tama sih emang agak sulit, lha wong temen temen yang lain kalo siang pas jam istirahat sekolah pada makan, sementara aku ndak makan sedih ya …


Itu tempo dulu … ceritanya juga udah lama, sekarang aku udah dewasa 🙂 cie …. dewasa nih … ya iya lah kan udah lulus kuliah 🙂 hehehe …. udah kerja lagi. hmmm, aku nggak cerita tentang masa-masa aku di kampus ato di dunia kerja yee … mungkin lain waktu InsyaAlloh. Aku pengen cerita dikit aja, akhir-akhir ini aku baru nyadar, ternyata kenapa sih aku harus menyadari pentingnya berpuasa (shoum senin-kamis). Dulu pas lagi SD aku berpikir bahwa melakukan ibadah itu karena di suruh ayah, trus pas udah smp-kuliah aku berpikir “karena udah biasa puasa, ya kenapa enggak ini jadi kebiasaan, selain ngehemat duit juga bikin emosi terkendali”. Teeerus akhir-akhir ini aku baru nyadar bahwa ada yang lebih keren lagi (bikin aku happy) kenapa aku rutin shoum senin-kamis? nih die alasan nye …


Beberapa hadist nabi menjelaskan keutamannya. Abu Hurairah ra dengan riwayat Ahmad menyebut bahwa nabi SAW paling sering berpuasa senin kamis. Ketika hal itu ditanyakan sahabat beliau menjawab, ”Seluruh amal dibentangkan pada hari senin dan kamis. Ketika itulah Alloh SWT mengampuni setiap muslim atau mukmin kecuali yg melakukan dosa secara terang-terangan. Alloh SWT berkata , ”tundalah untuknya”. Dengan redaksi yang mirip, sebuah hadist dari Aisyah ra. dan Usamah ra menyebutkan bahwa kesungguhan nabi SAW melaksanakan puasa senin-kamis dikatakan beliau karena pada dua hari itulah amal manusia dilaporkan kepada Alloh SWT. ”Dan aku suka pada saat amalku dilaporkan aku sedang dalam keadaan berpuasa.”Garansi spiritual puasa senin kamis juga dapat dikaitkan dg garansi yg diberikan kepada amalan lain. Sebagaimana diketahui dalam hadist shohih, pada hari kiamat kelak , orang yang berpuasa akan masuk syurga melalui pintu khusus yakni Ar Rayyan. Selain itu, Puasa juga menjadi benteng yang tangguh untuk melindungi seseorang dari panasnya neraka yang membara, demikian hadist riwayat Bukhari dan Muslim. Tak hanya  itu, puasa juga dapat menyucikan jiwa seseorang yang menjalankannya. Hadist riwayat Ibnu Majah menyebutkan , ”Segala sesuatu ada zakat pensucinya, sedangkan zakat jiwa itu adalah dengan berpuasa dan puasa itu separuh kesabaran.

http://www.google.co.id/search?q=hadist+tentang+puasa+senin+kamis&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:id:official&client=firefox-a

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s