The Wisdom of Women

Kado ramadhanAzizah Ibunda Meila, Mahasiswi yang Wafat di Tengah Semangatnya Berdakwah :
“Surat Wasiatnya Ditemukan Beberapa Jam Pasca Kecelakaan Maut”
“Sewaktu membuka penutup jenazah, saya merasa ada wangi tertentu, namun saya tidak tahu itu wangi apa.”

ROfiqo Meila sari, anak saya yang ketiga dari lima bersaudara, lahir tanggal 18 Mei 1987. Pada anak-anak saya itu, saya menyimpan harapan yang sama, yakni mereka mencapai pemahaman agama yang baik dan meningkat terus. Pada anak-anak, saya lebih banyak mencontohkan untuk dekat pada agama melalui perbuatan sehari-hari. Misalnya, dengan melihat orang tuanya shalat malam, shalat dhuha dan puasa sunah, anak-anak pun akan ingin melakukannya, setelah mengetahui kebaikan di balik ibadah-ibadah itu.
Tapi ternyata yang paling kelihatan amat dekat dengan agama adalah Meila, dialah yang rajin dan konsisten melakukan shalat malam, shalat dhuha, puasa Nabi Daud, puasa sunah Senin dan Kamis dan lainnya. Di bulan Ramadhan terutama Ramadhan lalu, dia jarang berada di rumah karena I’tikaf di masjid. Saat saya tanyakan, mengapa sampai demikian giat beri’tikaf, dia menjawab bahwa dia ingin memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan beribadah di bulan yang penuh keberkahan itu, apalagi kesempatan untuk beribadah di bulan itu akan datang lagi atau tidak, kita kan tidak tahu.
Continue reading

Advertisements

Seonggok mayat terkapar tak bernyawa lagi

cornerSeonggok mayat terkapar tak bernyawa lagi, tinggi tubuhnya yang lebih dari 180cm membaringkan dirinya di tempat tidurnya. Di malam itu, semua orang disekitarnya tak ubahnya seperti patung-patung yang berdiri tegak di kuil layaknya di tempat peribadatan umat hindu. ‘Sabda’, Itulah nama yang diberikan orangtuanya diwaktu kecil. Hanya satu kata ‘donthavelastname’. Ia memiliki 4 orang anak dan itupun semuanya laki-laki, usianya bervariasi mulai dari 10 s/d 17 tahun. Pekerjaannya sungguh mulia, yaitu sebagai pemungut sampah, memungut sampah diperumahan tapi kadang juga disepanjang jalan. Tidak mencuri atau mengambil yang bukan haknya adalah prinsip hidup yang ia pegang sampai akhir hayatnya untuk pekerjaannya ini. Selain pekerjaan utamanya, sebagai tambahan penghasilannya terkadang ia membantu keluarga saya tatkala membutuhkan tenaganya untuk mengangkut barang-barang daur ulang untuk dijual ke pabrik. Kepribadaiannya sangat bersahaja, ia sering becanda, kami sering memanggilnya dengan sebutan pak jangkung karena ukuran tubuhnya paling tinggi dibandingkan semua warga yang ada dilingkungan ‘komplek pemulung’.
Continue reading

Ada aja pernak-pernik yang tak terduga, tapi whatever lah, keep dalam perdjoeangan …

Assalamu’alaykum wr.wb,

Ikhwah sekalian, ku do’akan selalu semoga antum semua dalam keadaan seperti layaknya permintaan kita dalam setiap hari ketika melafadzkan do’a “allahumma a’fini fii badani, allahumma a’finii fii sam’i, allahumma a’finii fii bashari laa ilaaha illa anta”.

Boleh ya …. saya sekedar ingin sharing pengalaman pada suatu hari yang menurutku berkesan lho, hehehe…
Pada hari itu alhamdulillah cuaca sangat cerah, aktifitas  dimulai dengan bangun pagi dan sholat shubuh berjamaah di masjid. Kemudian, dijadwalkan pada hari itu saya direncanakan ikut dalam sebuah kegiatan dakwah yang diselenggarakan oleh lembaga keislaman. Berdasarkan undangannya, acaranya akan dimulai pada jam 8 namun nyatanya mulai jam 9, hehehe …. :). Seperti hari-hari biasanya  semua aktifitas amalan yaumiyyah ku selesaikan dirange waktu setelah sholat shubuh sampe jam 6pg : tilawah, al-matsurat dan tentunya mandi pagi biar segerrr.

Continue reading

Belajar merapihkan Dokumen

Assalamu’alaykum warohmatullahi wabarokatuh,

Sebuah teori tentang pencerminan seorang individu yang menyamakannya dengan kondisi kerapihan terhadap keteraturan dirinya mungkin bisa menjadi sesuatu yang benar (menurut saya).
Ada yang mengatakan jika seseorang sudah pandai untuk mengatur manajemen hidupnya maka ada kemungkinan hidupnya diliputi dengan kebahagiaan, semangat perdjoeangan yang tinggi, ketenangan, dan tawakal yang mantap kepadaNya. Ketika ia berbuat sesuatu, kemudian sesuatu itu ternyata hasilnya sesuai dengan perencanaannya maka ia bersyukur dan tidak sombong, adapun ketika apa yang direncanakannya itu tidak sesuai dengan yang telah direncanakan maka ia bersabar dan mengambil hikmah atas hal itu.
Continue reading

Semangat mengejar ketertinggalan

assalamu’alaykum warohmatullahi wabarokatuh.

Lintasan pikiran itu membersit bagaikan kilat, sekejap mata saja. pikiran itu berkali-kali memintaku untuk sejenak menfokuskannya sampai kemudian menemukan sebuah dorongan yang kuat untuk berkomitmen merealisasikannya. Waktu terus berjalan detik demi detik namun memori akan pikiran itu demikian kuat tersimpan dan mengemuka kembali untuk direnungkan bagaimana merealisasikan itu semua. Ku coba berfikir keras untuk mencari cara memulai merealisasikannya.
Dalam sebuah dialog virtual antara hati dan pikiran, pikiran bertanya pada hati sebenarnya kau punya apa? kelebihan apa yang telah kau miliki? ;
hati menjawab aku mampu membuat desain dengan program flash, aku mampu membuat web dengan joomla walau masih seadanya, aku mampu membuat memanfaatkan function pada ms.excel, aku mampu membaca artikel dalam waktu yang lama, aku memiliki daya hapal yang baik.
kemudian pikiran berkata pada hati, coba sekarang kau tuliskan apa-apa yang kau inginkan itu dalam sebuah tulisan agar kau selalu ingat dengannya, lalu kau mulai perlahan tapi pasti untuk mempertajam kemampuan yang telah kau miliki, ingat ini Karunia ALLah SWT! jangan sombong karena kesombongan hanya akan menghancurkan seperti kayu yang terbakar menjadi debu. melainkan kau harus banyak bersyukur sehingga dengan izinNya kemampuan yang kau miliki akan semakin kau pertajam tentunya itu semua atas pertolonganNya dan kerja keras yang senantiasa dijaga pantang mengeluh ‘learning is never ending’.
Continue reading

Malas belum tentu tidak berguna?

Orang yang males biasanya gak akan punya cita-cita. males punya karya, males punya harta, males punya isteri juga kali ya ? gak tau deh.

Orang males identik dengan orang yang gak punya harapan hidup. hidupnya penuh dengan ke putus asaan, gak pernah punya semangat hidup, yang ada semangat males 😀

Oke deh, dari tadi kita cuman ngomong tentang orang males yang bener-bener gak punya harapan. Sekarang kita akan membicarakan orang yang merasa dirinya sebagai pemalas namun sebenarnya dia itu bukan pemalas hanya saja merasa dirinya pemalas ketika dia membandingkan terhadap orang lain dari apa yang sudah dilakukannya.
Adapun orang seperti ini tidaklah dapat dikatakan sebagai orang malas. melainkan ia adalah orang yang malas untuk melihat dirinya lebih malas.

apakah kita bisa menjadi seperti ini?

sobat, ayo kita menjadi orang yang malas jika melihat dirinya lebih malas. 😀

Topik: Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita

Kaum feminis bilang susah jadi wanita (baca: muslimah), lihat saja peraturan dibawah ini:

1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya..
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri
8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk”MEMERDEKAKAN WANITA”

Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya) ?

1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat teraman dan terbaik.Sudah pasti intan permata tidak akan dibiarkan terserak bukan? Itulah perbandingannya dengan seorang wanita

2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?
Continue reading

Mommy, I Miss U

Aku tak ada artinya, tanpa mu
Aku hadir di dunia karena pengorbananmu
Pengorbanan untuk ku mana yang engkau minta balasan atasnya?
Kini aku sudah dewasa, bersekolah dan bekerja
Apa yang engkau minta?
Sungguh tak ada!!!
Hanya kata-kata “nak tolong do’akan ibu ya”.
Merinding hatiku jika menghayati kalimat ‘itu’.

Duhai kawan, kita terkadang sangat naif dengan ibu kita sendiri. Aku merasakan perasaan seakan aku ini orang yang paling sengsara pada waktu itu, waktu dimana ketika aku baru mengerti sedikit saja tentang pengetahuan dan keislaman, namun aku begitu sombong dan terkadang meremehkan Ibu dengan segala keterbelakangannya. Mamah, maafkan ananda. Mommy, I Miss U.
Continue reading

ingatlah pemutus segala kenikmatan

Suatu ketika pekerjaan kantor tak lagi menghibur hati, yang ada membuat penat dan berbagai lintasan pikiran muncul, keinginan hidup ini dan itu. pokoknya ingin semua enak dan gak repot.

Ada sebuah dialog antara Qolbu Salim dan Hawa Nafsu :
(Qolbu Salim), “sebenarnya kamu ini pengennya apa”?
(Hawa Nafsu), “saya pengen punya ini dan itu”
(Qolbu Salim), “oke, seandainya dikabulkan, kamu pengen apa lagi?”
(Hawa Nafsu), “oh iya, tambah lagi deh saya belum punya ini dan itu”
(Qolbu Salim), “itu saja, cukup?”
(Hawa Nafsu), “belum, masih ada … ”
dan seterusnya … (Hawa Nafsu) tak akan merasa cukup dengan yang telah ada dan dirasakan olehnya, sampai dia tidur dengan hanya mengenakan selembar kain kafan yang menyelimutinya dan tumpukan tanah yang menutupinya.
Continue reading

berpuasa senin-kamis kenapa sih?


Dulu…. pas aku masih kecil, kira-kira usia SD kelas 4, bapak menyuruhku berpuasa senin-kamis… pertama-tama sih emang agak sulit, lha wong temen temen yang lain kalo siang pas jam istirahat sekolah pada makan, sementara aku ndak makan sedih ya …


Itu tempo dulu … ceritanya juga udah lama, sekarang aku udah dewasa 🙂 cie …. dewasa nih … ya iya lah kan udah lulus kuliah 🙂 hehehe …. udah kerja lagi. hmmm, aku nggak cerita tentang masa-masa aku di kampus ato di dunia kerja yee … mungkin lain waktu InsyaAlloh. Aku pengen cerita dikit aja, akhir-akhir ini aku baru nyadar, ternyata kenapa sih aku harus menyadari pentingnya berpuasa (shoum senin-kamis). Dulu pas lagi SD aku berpikir bahwa melakukan ibadah itu karena di suruh ayah, trus pas udah smp-kuliah aku berpikir “karena udah biasa puasa, ya kenapa enggak ini jadi kebiasaan, selain ngehemat duit juga bikin emosi terkendali”. Teeerus akhir-akhir ini aku baru nyadar bahwa ada yang lebih keren lagi (bikin aku happy) kenapa aku rutin shoum senin-kamis? nih die alasan nye …

Continue reading