Mommy, I Miss U

Aku tak ada artinya, tanpa mu
Aku hadir di dunia karena pengorbananmu
Pengorbanan untuk ku mana yang engkau minta balasan atasnya?
Kini aku sudah dewasa, bersekolah dan bekerja
Apa yang engkau minta?
Sungguh tak ada!!!
Hanya kata-kata “nak tolong do’akan ibu ya”.
Merinding hatiku jika menghayati kalimat ‘itu’.

Duhai kawan, kita terkadang sangat naif dengan ibu kita sendiri. Aku merasakan perasaan seakan aku ini orang yang paling sengsara pada waktu itu, waktu dimana ketika aku baru mengerti sedikit saja tentang pengetahuan dan keislaman, namun aku begitu sombong dan terkadang meremehkan Ibu dengan segala keterbelakangannya. Mamah, maafkan ananda. Mommy, I Miss U.
Continue reading

ingatlah pemutus segala kenikmatan

Suatu ketika pekerjaan kantor tak lagi menghibur hati, yang ada membuat penat dan berbagai lintasan pikiran muncul, keinginan hidup ini dan itu. pokoknya ingin semua enak dan gak repot.

Ada sebuah dialog antara Qolbu Salim dan Hawa Nafsu :
(Qolbu Salim), “sebenarnya kamu ini pengennya apa”?
(Hawa Nafsu), “saya pengen punya ini dan itu”
(Qolbu Salim), “oke, seandainya dikabulkan, kamu pengen apa lagi?”
(Hawa Nafsu), “oh iya, tambah lagi deh saya belum punya ini dan itu”
(Qolbu Salim), “itu saja, cukup?”
(Hawa Nafsu), “belum, masih ada … ”
dan seterusnya … (Hawa Nafsu) tak akan merasa cukup dengan yang telah ada dan dirasakan olehnya, sampai dia tidur dengan hanya mengenakan selembar kain kafan yang menyelimutinya dan tumpukan tanah yang menutupinya.
Continue reading

berpuasa senin-kamis kenapa sih?


Dulu…. pas aku masih kecil, kira-kira usia SD kelas 4, bapak menyuruhku berpuasa senin-kamis… pertama-tama sih emang agak sulit, lha wong temen temen yang lain kalo siang pas jam istirahat sekolah pada makan, sementara aku ndak makan sedih ya …


Itu tempo dulu … ceritanya juga udah lama, sekarang aku udah dewasa 🙂 cie …. dewasa nih … ya iya lah kan udah lulus kuliah 🙂 hehehe …. udah kerja lagi. hmmm, aku nggak cerita tentang masa-masa aku di kampus ato di dunia kerja yee … mungkin lain waktu InsyaAlloh. Aku pengen cerita dikit aja, akhir-akhir ini aku baru nyadar, ternyata kenapa sih aku harus menyadari pentingnya berpuasa (shoum senin-kamis). Dulu pas lagi SD aku berpikir bahwa melakukan ibadah itu karena di suruh ayah, trus pas udah smp-kuliah aku berpikir “karena udah biasa puasa, ya kenapa enggak ini jadi kebiasaan, selain ngehemat duit juga bikin emosi terkendali”. Teeerus akhir-akhir ini aku baru nyadar bahwa ada yang lebih keren lagi (bikin aku happy) kenapa aku rutin shoum senin-kamis? nih die alasan nye …

Continue reading

cerita berangkat dari rumah menuju kantor


Kamar berukuran 4*3 meter terletak disudut lorong sebuah rumah kos yang berlantai 2 disana saya tinggal bersama teman seangkatan, sebutannya si bos :D. Udara pagi itu sangat dingin karena hujan yang cukup deras, kami berdua tidur beralaskan kasur yang langsung menempel ke lantai, aku dan si bos tidur dikasur masing-masing … ya iya lah masa berdua sekasur! 🙂


Hari itu tidak seperti biasanya, si bos bangun lebih awal, tumben banget ya :), di setengah kesadaranku, aku merasa ada yang membangunkanku untuk segera sholat subuh … tapi aku tetap tidak bangun -bandel banget sih …. setelah aku sadar bahwa jam sudah menunjukkan 05.30 aku langsung ke kamar mandi untuk bergegas mandi & sholat shubuh.


Mulai deh, pikiranku melayang tidak karuan jika aku telah bermaksiat “salah satuanya (meninggalkan kewajiban sholat shubuh berjamaah)”, rasa malas tumbuh dan menjalar ke semua bagian tubuh ini… entah kenapa?
Continue reading

Berita terkini tentang Palestina

Pembantaian “Muharram Berdarah” telah menyulut solidaritas umat Islam seluruh dunia membala Palestina

Hidayatullah.com—

Peristiwa ‘Muharram Berdarah” yang dilakukan Israel di Jalur Gaza hari Sabtu (27/12) kemarin telah membangkitkan solidaritas umat Islam di seluruh dunia.

Ratusan anggota persatuan organisasi profesi, sejumlah elemen politik Mesir, anggota parlemen dari oposisi dan Ikhwanul Muslimin (IM) berkumpul memadati depan halaman Darul Hikmah di pusat kota Kairo Ahad (28/12), kemarin. Aksi dilakukan dalam rangka menentang pembantaian yang dilakukan Zionis Israel di Jalur Gaza.

Dalam tuntutannya para peserta unjuk rasa menegaskan pembukaan perlintasan Rafah sangat darurat dilakukan, mengizinkan kafilah bantuan kemanusiaan kepada warga Gaza yang menjadi korban kekejaman Zionis Israel dan membuka pintu jihad kepada umat Islam di negara Arab dan Mesir. Mereka menyatakan siap mengorbankan jiwa raga demi membela bangsa dan rakyat Palestina.

Peserta demo mengangkat spanduk yang bertuliskan diantarannya, “Dengan jiwa dan darah kami berkorban untukmu, Palestina”, “Hai Menlu Mesir, Anda itu menteri Mesir atau menteri Israel”, “Hamas bertahanlah, kamu senapannya dan kami pelurunya”, “Hai Mubarak, jawab, Anda bersama kami atau musuh kami”,

Infopalestina.com—

  1. Elit Hamas, Ridwan menegaskan bahwa faksi-faksi Palestina dituntut untuk melakukan penilaian internal oleh faksi-faksi soal gencatan senjata dengan Israel di tengah pelanggaran demi pelanggaran yang dilakukan penjajah zioni agar ditemukan kesepakatan baru.
  2. Continue reading

DSLAM

DSLAM
(Digital Subscriber Line Access Multiplexer), adalah piranti dalam jaringan komputer, yang diletakkan di kantor sentral telepon yang menerima sinyal dari koneksi banyak pelanggan DSL (Digital Subscriber Line)/ Sambungan Telepon, kemudian meneruskan ke backbone berkecepatan tinggi, menggunakan teknik multiplexing. Sesuai dengan spesifikasi produk dari vendor yang membuatnya, DSLAM multiplexer terhubung dengan line DSL dengan kombinasi Asyncrhonous Transfer Mode (ATM), Frame Relay atau Internet Protocol (IP). DSLAM dipergunakan oleh TELKOM dalam memberikan layanan ke pelanggan dengan kombinasi Sambungan DSL dengan teknologi backbone jaringan dengan ATM.

http://www.kliknet.web.id/?p=11

Bangkitkan diri dari kemalasan

Pagi yang sangat mengecewakan kurasakan pada hari ini. Rasa malas dari bangun tidur dipagi ini menjadikan diriku tak punya motivasi untuk beribadah dan berkarya mengisi amanah kehidupan yang telah diberikanNya padaku.

Hati kucilku mengatakan ” Jangan Menyerah, Kamu ini sedikit-sedikit menyerah … ” Kemudian pikiranku melayang dan teringat dengan hafalan hadist arbain yang pernah aku hafal, yang intinya ‘wahai anak adam, walaupun engkau berbuat dosa kepadaKu seluas bumi dan setinggi langit niscaya Aku ampuni dan Aku takkan peduli dengan dosamu itu, asalkan kau tak menyekutukanKu dengan sesuatu apapun. Alhamdulillah jiwaku kemudian mengatakan ayo bangkit harapanmu masih ada. Berusahalah sebelum terlambat!

Cahaya pagi mulai terlihat sedikit demi sedikit, suara pengajian anak kecil dari masjid sebelah kos juga masih terdengar, ku menggeliat sebentar dari tidurku lalu kubaca do’a bangun tidur dan kulangkahkan kakiku ke kamar mandi lalu ku basuh anggota tubuhku yang harus kubasuh sebagai syarat sahnya wudhu. Sholat shubuh kulakukan dengan sedikit penyesalan karena aku hanya dapati pahala munfarid, dan tak tau apakah ibadahku ini masih diterima? ya Rabb, ku hanya menggantungkan diri yang lemah ini kepadaMU, terimalah ibadah dan taubatku hari ini. Jadikanlah kemaksiatan ini sebagai kemaksiatan yang tak akan pernah ku ulangi lagi …

Lisanku mulai ku getarkan dengan bacaan dzikir almatsurat serta 1 juz tilawah alQur’an … indah rasanya hidup ini tatkala ku selesaikan rutinitas membaca surat cinta dari Rabbku… tenang rasanya.

Ku bergerak keluar kamar mengambil handuk untuk segera mandi, tapi sebelumnya entah mengapa tangan ini terasa ringan untuk membuangkan tong sampah bersama ke kubangan sampah besar yang ada di sebelah utara kos kami.

Kisah menggugah

berawal dari sebuah perjuangan yang dilakukan oleh manusia-manusia asing (menurut zaman skarang) akhirnya terbitlah novel yang berjudul bukan di negeri dongeng karya helvy tiana rosa.

ceritanya dikemas dengan bahasa yang sederhana namun sangat menggugah ketika dibaca. ceritanya bukan fiktif namun kenyataan yang didokumentasikan. setiap peran yang diceritakan selalu menampilkan kepahlawanan dan pengorbanan yang sangat heroik.